Close

Not a member yet? Register now and get started.

lock and key

Sign in to your account.

Account Login

Forgot your password?

503 : Prinsip-Prinsip Reasuransi

503 : PRINSIP-PRINSIP REASURANSI


SASARAN

Memberikan pengetahuan dan pengertian mengenai prinsip-prinsip reasuransi, aplikasi berbagai metode reasuransi, hukum yang terkait dengan reasuransi dan wording kontrak yang digunakan saat ini.
Peringkat
Pengetahuan
MAKSUD REASURANSI

Penyebaran risiko melalui transfer risiko 3
Penyediaan kapasitas risiko 3
Penyediaan security finansil. 3

PIHAK-PIHAK DALAM KONTAK REASURANSI

Pembeli : ceding company / reinsured 2
Penjual : reinsurer 2
Pialang : broker reasuransi 2
Retrocedant dan Retrocessionaire 2

FAKTOR-FAAKTOR YANG MENENTUKAN RETENSI DAN JAMINAN REASURANSI YANG AKAN DIBELI.

Penilaian gross exposure 3
Eksposur kerugian besar yang berkaitan dengan sumber keuangan 3
Biaya reasuransi 3
Kapasitas yang tersedia 3
Security 1

METODE REASURANSI

Reasuransi Facultative Proportional dan Non Proportional 3
Reasuransi Treaty Proportional dan Non Proportional. 3

CARA KERJA REASURANSI FACULTATIVE

Primary 3
Excess of Loss dan perhitungan premi. 3

CARA KERJA QUOTA SHARE DAN SURPLUS TREATY

Penggunaan Quota Share, Surplus dan Facultative Obligatory. 3
Dasar jaminan alternatif : underwriting year, portfolio transfer 2
Komisi : flat rate dan sliding. 3
Dasar perhitungan komisi keuntungan : no loss carry forward, loss carry forward, average basis. 2
Cadangan premi dan atau klaim. 2
Penggunaan event limit dalam proportional treaty. 2
Penggunaan klausul loss participation dalam proportional treaty. 2
Interpretasi atas hasil treaty proportional. 2

CARA KERJA EXCESS OF LOSS TREATY

Penggunaan treaty Excess of Loss 3
Dasar jaminan, meliputi risk attaching, losses occuring dan claim made. 3
Risk excesses, meliputi working covers, aplikasi terhadap any one risk. 3
Kebutuhan catastrophe excess of loss dan faktor-faktor yang dipertimbangkan dalam penetapan suku premi cover tersebut serta aplikasi terhadap any one event. 3
Penggunaan event limit dalam non proportional treaties. 3
Pemulihan (reinstatement) dalam non proportional treaties, serta alternatif dasar premi pemulihan. 2
Definisi pendapatan premi yang digunakan dalam reasuransi. 2
Metode perhitungan premi untuk non proportional treaties. 2
Excess of loss untuk common account 2

CARA KERJA REASURANSI LAINNYA

Cara kerja treaty stop loss dan aggregate excess of loss 3
Cara kerja retrosessi 2
Diskon dan pengurangan premi termasuk pajak premi dan brokerage. 2

ALTERNATIVE RISK TRANSFER

Prinsip-prinsip penting 2
Hubungan Alternative Risk Transfer dengan reasuransi tradisional. 2

ASPEK HUKUM YANG BERKAITAN DENGAN REASURANSI

Prinsip-prinsip umum hukum reasuransi. 2
Pemberlakuan persyaratan yang ada dalam polis asli. 2
Susunan kontrak reasuransi. 2
Hubungan hukum diantara pihak-pihak yang melakukan kontrak reasuransi. Perselisihan dalam reasuransi dan penyelesaiannya termasuk arbitrase dan alternative penyelesaian perselisihan. 2
Insolvency, pembubaran secara hukum (winding up) dan hak-hak dari pihak-pihak yang melakukan kontrak reasuransi. 2
Juridiksi, dan hukum yang dapat diterapkan. 2
Tanggung jawab hukum pialang reasuransi dalam kaitan dengan hukum keagenan. 2

WORDINGS

Klausul-klausul umum dalam treaty reasuransi proportional dan non proportional pada asuransi harta Benda dan casualty. 3
Penggunaan wording standar. 2
Pengecualian treaty. 2



PENEMPATAN REASURANSI

Penggunaan slip (paper/electronic) dalam penempatan reasuransi facultative dan treaty. 2
Isi slip umum untuk semua jenis asuransi. 2
Struktur slip reasuransi proportional dan non proportional untuk jenis bisnis tertentu. 2
Informasi dan statistik yang iperlukan untuk penempatan reasuransi. 3
Nota penutupan dan closing instruction. 2
Reciprocal exchange. 2

PASAR REASURANSI

Pembeli-pembeli reasuransi 2
Penjual reasuransi termasuk perusahaan reasuransi khusus, perusahaan reasuransi milik pemerintah dan pool reasuransi. 2
Asosiasi-asosiasi Pasar Reasuransi. 2
Komposisi, cara kerja dan regulasi di pasar London, Amerika Utara, Bermuda dan pasar penerima reasuransi lainnya. 3
Pasar asuransi Captive. 3
Pasar retrosessi. 3
Capital markets

REASURANSI HARTA BENDA

Karakteristik underwriting reasuransi proportional dan excess of loss 3
Keuntungan dan kerugian reasuransi proportional dan excess of loss 3
Penggunaan fakultative, risk excess of loss dan catastrophe excess of loss 3
Penggunaan hours clauses 3
Konsep estimated maximum loss (EML) dan akumulasi. 3
Prinsip-prinsip penetapan suku premi, syarat dan kondisi. 2

REASURANSI CASUALTY

Karakteristik underwriting reasuransi casualty 3
Keuntungan dan kerugian reasuransi proportional dan excess of loss 3
Definisi loss event dalam casualty excess of loss 3
Inflasi dalam kaitan dengan casualty reinsurance, incurred but not reported (IBNR) losses. 3
Masalah khusus dalam underwriting treaty long tail excess of loss, termasuk professional indemnity, eksposur Amerika Utara, tanggung gugat produk, eksposur polusi, risiko penyakit yang berkaitan pekerjaan dan masalah tersembunyi lainnya. 3
Klausul-klausul penting dalam reasuransi treaty kendaraan bermotor, tanggung gugat dan workers’ compensation treaties. 3
Prinsip-prinsip penetapan suku premi, syarat dan kondisi. 2

REASURANSI MARINE

Karakteristik underwriting reasuransi marine. 3
Keuntungan dan kerugian reasuransi proportional dan excess of loss 3
Wording reasuransi marine. 3
Bentuk khusus reasuransi marine termasuk limited conditions reinsurance, reporting excess of loss dan back up contract. 2
Reasuransi risiko perang. 2
Prinsip-prinsip penetapan suku premi, syarat dan kondisi. 2

REASURANSI PENERBANGAN

Karakteristik underwriting reasuransi penerbangan 3
Keuntungan dan kerugian reasuransi proportional dan excess of loss 3
Bentuk khusus reasuransi penerbangan 3
Reasuransi tanggung gugat penerbangan 3
Reasuransi risiko-risiko perang, pembajakan, dan teroris. 2
Prinsip-prinsip penetapan suku premi, syarat dan kondisi. 2

PERINGKAT PENGETAHUAN

Untuk setiap sub-topik telah ditetapkan suatu peringkat pengetahuan secara numerik sebagai berikut :

1. Mengetahui latar belakang secara umum
2. Memehami unsur-unsur utama dari prosedur atau konsep serta penggunaannya
3. Sangat memehami dalam mengevaluasi konsep, hal-hal, kebijakan dan prosedur serta pengertian atas aspek-aspek terkait dan aplikasinya pada berbagai situasi


KEPUSTAKAAN

Bacaan Utama : 1. Coursebook 785 : Principle of Reinsurance. The Chartered Insurance Institute, 2002

Bacaan Tambahan : 1. Reinsurance, R.L. Carter
2. Jurnal AAMAI
3. Buku/diktat yang diterbitkan oleh lembaga-lembaga pendidikan asuransi di Indonesia yang berhubungan dengan reasuransi